Sekretaris DPD Projo Jawa Timur Ajak Kader Jadi “Patriot” Hadapi Dampak Ketegangan Global

Sekretaris DPD Projo Jawa Timur, Tomi Hartono Wibowo

SURABAYA, JurnalTerdepan.com – Sekretaris DPD Projo Jawa Timur Tomi Hartono Wibowo mengajak para kader untuk menjadi “patriot” di tengah tantangan ekonomi dan kondisi keamanan global yang dinilai mulai berdampak pada Indonesia.

Menurutnya, dinamika dan ketegangan internasional saat ini mulai terasa hingga ke lapisan masyarakat bawah di dalam negeri.

“Kita harus menjadi patriot. Pertama, kita perlu membangun wawasan global, bahwa sekecil apa pun yang terjadi di luar Indonesia akan memiliki dampak bagi Indonesia. Namun kita juga harus tetap optimis dan percaya diri bahwa kita mampu melewati semua tantangan ini,” ujar Tomi Hartono Wibowo dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Ia mencontohkan pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi COVID-19. Menurutnya, krisis besar tersebut dapat dilewati karena adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

“Terbukti saat krisis Covid-19 kita mampu melewatinya. Indonesia adalah bangsa petarung. Karena itu saya juga berharap para elit pemerintahan dapat lebih arif dan bijaksana dalam merespons kritik dari rakyat,” katanya.

Selain itu, Tomi juga mengingatkan agar para elit pemerintahan bersikap bijak dalam menanggapi kritik dari masyarakat. Ia berharap berbagai kritik yang disampaikan tetap diarahkan untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Di samping itu, kepada teman-teman akademisi dan masyarakat sipil, mari secara sadar kita arahkan semua bentuk kritik semata-mata untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Menurut Tomi, setiap warga negara memiliki tanggung jawab menjaga Indonesia di tengah dinamika global yang tidak menentu.

“Ini negara kita bersama. Sekecil apa pun kita punya tanggung jawab. Karena itu saatnya kita terus meningkatkan kewaspadaan nasional, namun tetap optimis bahwa berbagai tantangan ini dapat kita lalui bersama,” lanjutnya.

Tomi Hartono Wibowo juga menegaskan bahwa Projo siap menjadi wadah bagi kritik yang bersifat membangun guna melahirkan solusi strategis di tengah berbagai tantangan global.

“Dalam rangka menjaga kepentingan bangsa dan rakyat, kami juga siap menjadi wadah dari setiap kritik yang membangun untuk bersama-sama melahirkan solusi yang strategis dan praktis,” tutupnya. (rhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *