Berita  

Sedekah Bumi Desa Banjardowo 2025, Tradisi Leluhur Yang Penuh Makna Dan Kebersamaan

Kepala Desa Banjardowo Syamsudin Arief dalam sambutan di acara sedekah bumi pada Minggu, (20/7/2025)

Jombang, JurnalTerdepan.com – Tradisi sakral sedekah bumi kembali digelar dengan penuh semarak oleh warga Dusun Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Kegiatan tahunan ini menjadi bentuk syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, serta kesuburan tanah yang telah menopang kehidupan mereka sepanjang tahun.

Rangkaian acara sedekah bumi Dusun Banjardowo dimulai pada Jumat, 27 Juni 2025 dengan Khotmil Qur’an di Pendopo Kantor Desa Banjardowo. Acara ini berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh para tokoh agama, perangkat desa, serta warga yang khusyuk membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an. Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti kegiatan ini sebagai pembuka serangkaian acara sakral dalam tradisi sedekah bumi.

Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu, 20 Juli 2025, dengan dua agenda utama, yakni Gunungan dan Pesta Dawet. Sejak pagi hari pukul 07.00 WIB, warga berbondong-bondong menuju Pendopo Desa untuk mengikuti prosesi Gunungan, yakni arak-arakan hasil bumi yang disusun menjulang tinggi menyerupai gunung. Gunungan terdiri dari aneka hasil pertanian seperti pisang, jagung, cabai, ketela, sayuran, dan buah-buahan, yang melambangkan kemakmuran dan keberkahan tanah Banjardowo.

Gunungan tidak hanya sebagai simbol hasil tani, tetapi juga menyiratkan filosofi kerukunan dan gotong royong antarwarga. Usai prosesi doa dan ritual adat, warga saling berebut hasil bumi dari gunungan tersebut, yang dipercaya membawa berkah dan keselamatan.

Sore harinya, pukul 13.00 WIB, suasana desa semakin ramai dengan gelaran Pesta Dawet, sebuah tradisi unik yang menjadi ikon sedekah bumi Banjardowo. Dawet disajikan secara gratis kepada seluruh warga dan tamu yang hadir. Dawet yang disuguhkan terdiri dari cendol hijau dari tepung beras, santan kelapa segar, dan sirup gula merah, memberikan kesegaran di tengah teriknya cuaca. Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga dalam suasana penuh suka cita.

Sebagai penutup rangkaian acara, akan digelar pertunjukan Wayang Kulit pada Sabtu, 2 Agustus 2025 mulai pukul 13.00 WIB di Pendopo Kantor Desa. Pementasan ini menjadi hiburan budaya yang dinanti-nanti warga, menghadirkan dalang lokal yang membawakan lakon bertema moral dan keteladanan. Wayang kulit menjadi pengingat nilai-nilai kebajikan dan perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Syamsudin Arief Desa Banjardowo, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah bergotong royong demi suksesnya pelaksanaan sedekah bumi tahun ini. Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya leluhur yang sarat nilai spiritual dan sosial.

“Sedekah bumi adalah bentuk nyata rasa syukur kita. Ini bukan sekadar tradisi, tapi perwujudan nilai kebersamaan, kearifan lokal, dan penghormatan terhadap alam yang memberi kehidupan,” ujarnya.

Kemeriahan sedekah bumi Dusun Banjardowo tahun 2025 menjadi bukti bahwa kearifan lokal tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi. Tradisi ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat jalinan sosial dan spiritual masyarakat desa. (Rhy)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *