Jombang, JurnalTerdepan.com – Rezeki tak akan tertukar. Takdir rezeki juga tak bisa ditolak. Seperti yang dialami Lianah (49) jamaah majelis zikir Sabilul Muttaqin, wayang Topeng Jati Duwur, ketiban pulung mendapat hadiah 1 unit mobil All new Fortuner VRZ 2.8 dari Bank Jombang.
Pada hari Rabu (12/3/2025), ditemani pengasuh majelis zikir dan pengajian, Mas Hakim, dan suaminya Budi Mulyono, Lianah mengambil hadiah tersebut.
Menurut Affandi, Direktur PT BPR Bank Jombang, hadiah itu adalah grand prize , atau hadiah terakhir yang diundi setelah puluhan hadiah diundi untuk para nasabahnya.
PT BPR Bank Jombang, sebagai bank pemerintah daerah ini terus berusaha meningkatkan performa dan kepercayaan masyarakat sehingga menjadi kokoh dan pendukung pembangunan daerah.
“Kita harap program ini diharapkan memang bisa mendongkrak kepercayaan masyarakat sehingga seluruh aktivitas warga Jombang difasilitasi Bank Jombang, mulai dari investasi, deposito, tabungan, hingga pembiayaan,’ jelasnya.
Kepala Seksi Dana, Bank Jombang, Eriza Firdiana, mengatakan bahwa Lianah, menerima hadiah All New Fortuner hadiah grand prize dalam undian yang digelar Sabtu, 8 Maret 2025 lalu bersama Bupati Jombang, Warsubi.
Nasabah yang seorang petani di desa yang dikenal pemilik budaya tertua di Jombang, yakni Wayang Topeng ini, ikut dalam program arisan Simarmas. Total saldo yang harus diendapkan nasabah adalah Rp10 juta minimal.
“Alhamdulillah, nasabah ini hanya saldo akhir Rp10 juta dapat undian nya,” ujar Eriza.
Sementara banyak peminat di program ini, bahkan satu nasabah ada yang membuka 10 rekening agar peluang meraih undian lebih besar. Namun, takdir berkata lain. Rezeki tak bisa ditolak. Diraih nasabah satu rekening bernama Lianah.
“Kemarin, Rabu, kita lakukan tandatangan penyerahan hadiah, dan kita antar unit mobilnya di rumah Lianah, di Desa Jati Duwur, Kesamben, Jombang,” ujarnya.
Menurutnya mobil itu dipajang di kediaman Lianah, sebagai bukti bahwa PT BPR Bank Jombang, bahwa undian itu riil dan benar-benar nyata. “Masyarakat jadinya kan tidak mengira itu undian hoax,” ujar Eriza.
Selanjutnya hadiah itu, diserahkan sepenuhnya kepada nasabah pemenang undian. Yang jelas penerima hadiah wajib membayar pajak hadiah kepada kas negara, sebesar 25 persen.
Di halaman Bank Jombang, Lianah, dikerubuti banyak wartawan. Dalam pengakuannya, tidak ada firasat apapun sebelum dia menerima undian Fortuner seharga di atas setengah miliar ini.
Hanya saja dia pernah datang ke Kantor Bank Jombang, dan mendekati Fortuner VRZ yang dipajang kala itu.
“Saya dekati, saya elus elus mobilnya, dan saya bilang. Kamu tenang saja ya..kamu jadi milikku yaa..jadi milikku,” ujar Lianah, seolah mengajak bicara mobil hadiah Grand Prize yang dipajang di halaman Bank Jombang kala itu.
Ternyata jemaah pengajian tauhid, Majelis Zikir Sabilul Muttaqien ini, benar – benar mendapat undian. Mas Hakim, pengasuh majelis mengakui, Lianah adalah ibu rumah tangga yang jujur, polos, dan berbakti pada suami.
“Rezeki itu diturunkan berdasarkan prasyarat yang dipenuhi seorang hamba, nah dia itu rajin ikut pengajian tauhid, suka memuliakan tamu dan ringan tangan membantu sodaranya yang sakit agar segera sembuh,” ujar Mas Hakim, yang juga penggagas Ki Purwa Heritage Festival, pagelarani kolaborasi seni tradisional Jombang Wayang Topeng sebagai promo Paket Wisata Edukasi Budaya di Jati Duwur, Kesamben, Jombang. (red/rhy)












