Jombang, JurnalTerdepan.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, S.H., M.H., menggelar sarasehan bertema “Penyuluhan Pendidikan Anti Narkoba Untuk Mewujudkan Lingkungan Bersih Bebas Narkoba”. Acara ini berlangsung pada Kamis pagi (29/5/2025) dan dihadiri ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan di salah satu titik strategis wilayah pemilihan ini menunjukkan komitmen kuat dari legislator daerah dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dalam sambutannya, Sumardi menegaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi dengan kekuatan pendidikan dan partisipasi aktif masyarakat.
“Penyuluhan ini bukan hanya seremonial. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap masa depan generasi bangsa. Kita harus membentengi anak-anak dan remaja kita dari pengaruh buruk narkoba dengan pendidikan, pengawasan, dan keteladanan,” ujar Sumardi tegas di hadapan peserta.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi dari narasumber berkompeten di bidang pencegahan penyalahgunaan narkoba, termasuk dari Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat dan tokoh masyarakat. Diskusi yang berlangsung hangat membahas tidak hanya bahaya narkoba dari sisi kesehatan dan hukum, namun juga strategi pencegahan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Banyak dari mereka mengajukan pertanyaan dan berdiskusi aktif, menandakan tingginya perhatian masyarakat terhadap isu ini. Salah satu peserta, Ibu Rina (45), menyatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat bermanfaat karena memberikan informasi langsung yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat umum.
“Biasanya kita cuma dengar dari berita di TV, tapi di sini kita bisa tanya langsung dan dapat penjelasan. Saya jadi lebih tahu bagaimana melindungi anak-anak saya dari bahaya narkoba,” katanya.
Sarasehan ini juga dimeriahkan dengan pembagian leaflet edukasi serta sesi testimoni dari mantan pecandu yang kini telah sembuh dan menjadi pegiat anti narkoba. Kesaksian nyata tersebut menggugah hati peserta dan memberikan harapan bahwa rehabilitasi dan pemulihan bisa dilakukan dengan dukungan semua pihak.
Dalam penutupan acara, Sumardi menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di berbagai daerah sebagai bagian dari gerakan menyeluruh menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Perjuangan melawan narkoba adalah perjuangan panjang. Kami akan terus hadir bersama masyarakat, memberi edukasi, dan mendorong kebijakan yang berpihak pada perlindungan generasi muda,” tutupnya.
Sarasehan ini menjadi bukti bahwa peran wakil rakyat tidak hanya terbatas pada legislatif, tetapi juga sebagai penggerak sosial yang membawa perubahan nyata. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait, harapan akan Indonesia bebas narkoba bukanlah hal yang mustahil. (Rhy)












